Untuk kesekian kalinya hal ini aku lakukan kepada wanita yang aku cintai dan sayangi.
Entah dari mana aku ingin bercerita tentang apa yang sudah aku lakukan terhadap dirinya sehingga membuat dirinya terluka, sakit dan kecewa. Entah apa yang timbul dalam pikiranku sehingga hal itu aku lakukan.
Aku mengakui kesalahanku karena sudah melukai perasaannya, meragukan kesetiaannya dan kini aku sendiri menyesalinya. Begitu bodohnya diriku sehingga membuat hatinya terluka dan kini aku hanya mampu berharap semoga dirinya mau mempertahankan hubungan kami dan memberikan kesempatan padaku untuk memperbaiki kesalahanku.
Aku tau dirinya memang sangat sulit untuk memberikan kesempatan itu lagi dan butuh waktu untuk memaafkan kesalahanku.
Dan kini aku sendiri disini merenungi semua kesalahanku, semua perbuatanku hingga dia terluka, dan akan menunggunya mau memaafkan diriku dan memberikan kesempatan itu.
Hanya ini yang bisa aku katakan saat ini dalam hati kecilku:
“Maafkan diriku karena salahku, sungguhku menyesal telah menyakitimu.
Adakah kesempatan itu buatku memperbaiki semua kesalahanku.
Karena dirimu yang aku harapkan berada disisiku melewati hidup yang Tuhan berikan”